Aesthetic Product EcoPrint SMK Negeri 1 Sumbawa Besar

     Kemajuan industri busana tentu memberi dampak dalam kehidupan salah satu dampak yang tidak dapat dihindari adalah persoalan limbah zat warna sintetis kain perca hasil produksi. Saat ini pencemaran banyak dihasilkan dari limbah pewarna sintetis dan perca kain yang belum terurai. Menurut Sweeny (2015) dalam Ameliasari (2019) dewasa ini industri busana menjadi industri yang menghasilkan limbah dan polusi terbesar kedua di dunia setelah minyak bumi.

     Jenis bahan dan pewarna tekstil merupakan hal mendasar berdampak besar dalam menghasilkan limbah. Limbah cair yang berasal dari industri tekstil skala kecil (home industry) langsung  dibuang langsung ke saluran pembuangan air atau resapan. maka dapat menyebabkan pencemaran pada lingkungan.

     Akibat memburuknya kondisi alam, kini gerakan peduli lingkungan semakin marak digaungkan. Di bidang fesyen ada zero waste fashion sebagai upaya meminimalisir pencemaran tekstil. Zero Waste fashion merupakan salah satu jenis mode atau konsep busana. Mode ini dikatakan ramah lingkungan karena limbah yang dihasilkan sangat minim atau bahkan tidak ada. Mulai dari pembuatan sampai pasca pemakaiannya mode ini tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Mode ini juga termasuk bagian dari konsep sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan.

     Fashion ramah lingkungan atau eco-fashion juga merupakan salah satu solusi dalam melestarikan alam yaitu dengan menggunakan bahan pewarna ramah lingkungan yang terdapat disekitar kita, dengan menggunakan daun daunan (tumbuhan) sebagai zat pewarna alam ramah lingkungan. Yang biasa disebut dengan “Tekhnik Batik Ecoprint”.  Untuk mengurangi semakin memburuknya kondisi alam yang diakibatkan limbah yang ditimbulkan dari kain perca dan pencemaran zat warna tekstil sintetis di industri fashion maka kami memproduksi busana ready towear tekhnik zerro waste dengan tema “ AESTHETIC PRODUCT ECOPRINT “, yaitu busana  menggunakan warna dan corak (motif) pada kain, dengan bahan alami, yang umum digunakan dalam pewarnaan ecoprint berasal dari tanaman yang meliputi beragam jenis daun, bunga, kayu, atau bagian tanaman lainnya yang memiliki corak dan warna yang khas.

 

TUJUAN

Adapun tujuan kami membuat busana  ready to wear tekhnik zerro Waste  dengan tema “ AESTHETIC PRODUCT ECOPRINT “ menggunakan pewarnaan alam adalah :

  1. Untuk mengurangi semakin memburuknya kondisi alam yang diakibatkan limbah yang ditimbulkan dari zat warna sintetis kain.
  2. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh zat warna tekstil kimia.
  3. Mempromosikan dan memperkenalkan pada konsumen untuk mencintai produk fashion yang ramah lingkungan.
  4. Mengurangi dampak pengangguran.
  5. Mendapatkan laba
  6. Memberikan produk yang update mengenai fashion masa kini.
  7. Menjalin persahabatan antara pelanggan.

 

Target Konsumen

Adapun target Konsumen yang dituju

  1. Turis Domestik non Dosmetik
  2. Pelajar / Mahasiswa
  3. Masyarakat sekita

 

Waktu Pelaksanaan 

01 Agustus 2021 – Sekarang

 

Hasil 

Seperti diketahui, fashion menjadi salah satu penyumbang polusi terbesar pada lingkungan. Maka dari itu, sustainable fashion lahir sebagai solusi dan cara untuk menjaga kelestarian bumi.

Ada beberapa cara yang bisa kita  lakukan untuk menerapkan sustainable fashion kembali ke alam dengan menggunakan bahan pewarna ramah lingkungan yang terdapat disekitar kita, dengan menggunakan daun daunan (tumbuhan) sebagai zat pewarna alam ramah lingkungan. Yang biasa disebut dengan tekhnik batik ecoprint

Penerapan zero waste fashion sebagai upaya meminimalisir pencemaran tekstil. Zero Waste fashion merupakan salah satu jenis mode atau konsep busana. Mode ini ramah lingkungan karena limbah yang dihasilkan sangat minim atau bahkan tidak ada. Mulai dari pembuatan sampai pasca pemakaiannya mode ini tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Mode ini juga termasuk bagian dari konsep sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan

Dari kesimpulan diatas kami berinsiatif untuk membuat prodak busana ready to wear berupa Jaket Ecoprint dengan tema “AESTHETIC PRODUCT ECOPRINT ” .

Nama usaha Atelier  ini didirikan dengan nama  usaha “ Lotus Fashion” bergerak    dibidang menjahit busana ready towear tekhnik zero waste dengan menggunakan pewarna alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

MPLS Hari Ketiga

Rabu, 17 Juli 2024 Hari Ketiga sekaligus penutupan MPLS siswa baru tahun ini, diawali dengan sholat dhuha berjamaah, lalu dilanjutkan pentas seni dan penutupan tanda

Read More »

MPLS Hari Kedua

Selasa, 16 Juli 2024 Hari kedua MPLS peserta didik baru belajar PBB yang didampingi bapak – bapak TNI di Kodim Sumbawa. #smk1sumbawabesar #smkansa #dikbudntb #mpls2024

Read More »

IHT Hari Pertama

Senin, 15 Juni 2024 Hari pertama pelaksanaan IHT penyusunan administrasi pembelajaran kurikulum merdeka dibuka oleh KCD Sumbawa dan dilanjutkan oleh pengawas sekolah.

Read More »